![]() |
General Manager Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Maya Damayanti (Foto: Istimewa) |
MANADO, indinews.id - Sikap arogan dan tidak kooperatif ditunjukkan oleh General Manager (GM) Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Maya Damayanti.
Hal tersebut dialami oleh Jurnalis Kompas TV Edward Siwi dan Koordinator Liputan (Korlip) Kompas TV, Donny Aray. Keduanya bermaksud meliput terkait kedatangan turis cina sekaligus arus mudik di Bandara Sam Ratulangi Manado.
Edward Siwi yang saat itu usai mengambil gambar visual di Bandara bertemu dengan Maya Damayanti. Dia kemudian meminta ijin untuk mewawancarai ibu GM. Namun dia malah mendapat jawaban kasar.
"Saya gak mau," ucap GM dengan nada kasar ditirukan oleh Edward Siwi, Minggu (30/3/2025).
Namun setelah dijelaskan maksud wawancara terkait data arus mudik, suara GM Maya Damayantipun melunak.
"Tapi saya belum punya data lengkap," kata Maya Damayanti.
Setelah Edo, panggilan akrab dari Edward Siwi mengatakan punya data yang sebelumnya sudah diambil dia di Posko terpadu angkutan udara lebaran, Maya kembali marah-marah.
"Kenapa sudah masuk ke dalam, harusnya lewat humas, tidak boleh sembarang masuk," ucap Maya.
Sikap itu sangat disayangkan oleh Korlip Kompas TV, Donny Aray. Dia menyayangkan sikap dari GM Bandara Sam Ratulangi yang tidak kooperatif dan arogan.
"Sangat menyayangkan sikap dari ibu GM, di era keterbukaan informasi ini, seorang GM harus kooperatif bukan arogan. Kalaupun tidak mau menyampaikan informasi, harusnya disampaikan secara baik," tutur Donny yang juga Sekretaris Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Sulawesi Utara. (Sub/Tim)