Notification

×

Intip Keseruan Wisman Cina Asal Nanjing Selama di Sulut

3 April 2025 | April 03, 2025 WIB Last Updated 2025-04-04T11:07:36Z

 

wisatawan mancanegara asal Nanjing Cina berkunjung ke Taman Nasional Bunaken (Foto: Istimewa)

MANADO, indinews.id - Sektor Pariwisata di Sulawesi Utara (Sulut) semakin menggeliat dengan kedatangan 137 wisatawan mancanegara asal Nanjing Cina, lewat penerbangan perdana Nanjing-Manado menggunakan maskapai Transnusa, pada Senin (31/3/2025) lalu 


Pesawat Trans Nusa dengan Nomor Penerbangan 8B132 yang membawa 137 Turis asal Nanjing ini tiba di Kota Manado, pada Pukul 15.30 Wita. Selama di Sulut, ratusan turis asal Nanjing ini akan berkunjung kebeberapa destinasi wisata di Sulut.


Hari pertama, Selasa 1 April 2025, rombongan turis ini mengunjungi Taman Nasional Bunaken, Manado. Di sana mereka melakukan aktivitas snorkeling dan juga diving.


Mereka juga terpukau dengan kehadiran lumba-lumba saat dalam perjalanan ke Bunaken. Kemunculan mamalia laut itu seolah menuntun para turis ini kepada keindahan bawah laut Bunaken. 


Di hari kedua, para turis dari negeri tirai bambu ini tur ke dataran tinggi Minahasa. Bukit Doa Kelong juga disinggahi rombongan lima bis ini. Mereka disambut Tarian Maengket dan Tarian Katrili yang anggun di tengah Taman Kelong yang sarat bunga. 


 Mereka juga mengabadikan momen di tempat tersebut dengan foto-foto diberbagai sudut Taman Kelong dan Bukit Doa yang hijau, warna-warni kembang di mana-mana.


Dari taman kelong mereka beranjak ke Danau Linouw di Desa Lahendong, danau ikonik dengan air danau yang kerap berubah warna membuat para wisman dari Asia Timur ini takjub. 


Perjalanan rombongan di hari kedua berakhir di tempat wisata air panas Rano Reindang di Desa Leilem. Di sini mereka disambut musik bambu klarinet yang membuat mereka kagum.


Panorama sungai yang dialiri air panas beraroma kuat belerang juga menjadi daya tarik yang tak kalah asik, ada yang berendam kaki untuk relaksasi, ada yang nekat mandi, bahkan ada juga yang terapi masker lumpur belerang.

wisatawan mancanegara asal Nanjing Cina saat berada di wisata air panas Rano Reindang di Desa Leilem (Foto : Istimewa)


Sesuatu yang unik bagi para turis ini membuat mereka berdecak kagum. Sebelum kembali ke Manado, tidak lupa mereka membeli aneka penganan produk UMKM lokal. 


Pada hari ketiga, sebagian besar free program. Ada yang menyempatkan wisata budaya ke Museum Provinsi Sulawesi Utara dan mengunjungi Klenteng di kawasan Pecinan Manado


Mereka kagum pada kawasan yang punya empat klenteng berdekatan. Satu di antaranya, Klenteng Ban Hing Kiong (NHK), salah satu tempat ibadah umat Tri Dharma tertua di Indonesia.


Sebagian turis ini juga nekat ke Pulau Lihaga di Likupang. Mengabadikan momen di pulau eksotis berpasir putih dengan air laut sebening kaca. 


Selama empat hari tiga malam di Manado, lidah para turis ini dimanjakan dengan berbagai kuliner khas. Terutama aneka hasil laut yang segar.


Pada hari ketiga, sebagian besar memanfaatkan free program mereka berwisata kuliner di Kawasan Megamas yang identik dengan berbagai makanan. Termasuk menu non halal jadi favorit para turis ini. 


Ahung, Salah satu turis asal Nanjing, Cina mengungkapkan kebahagiaannya saat mengunjungi ibu kota Sulawesi Utara ini. Keramahan warga Manado membuatnya ingin kembali lagi berkunjung.

wisatawan mancanegara asal Nanjing Cina saat berkunjung ke Museum Provinsi Sulut (Foto indinews/Subha)


“Saya akan kembali lagi ke Manado karena di sini orangnya ramah dan baik. Tempat wisatanya juga bagus-bagus. Makanannya juga enak dan murah,” kata Ahung.


Keramahan warga Manado menjadi daya tarik tersendiri dan membuat Ahung seperti berada di rumah sendiri.


“Saya merasa seperti di rumah sendiri. Orang-orangnya ramah dan selalu tersenyum,” ucap Ahung.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close